Entrepreneurship

Satu outlet untung banyak atau banyak tapi untung sedikit?

Ini jawaban saya tentang jajak pendapat apakah lebih baik memilih satu outlet dengan banyak untungnya atau banyak outlet tapi masing-masing sedikit untungnya

Written by Hasnil · 1 min read >
satu outlet atau langsung banyak outlet

Kemarin di media sosial, muncul jajak pendapat bagus. Teman saya yang posting jajak pendapat itu. Pertanyaannya adalah lebih memilih mana?

A. Punya 1 outlet tapi menghasilkan laba 10 juta
B. Punya 10 outlet tapi menghasilkan laba masing-masing 1 juta.

Mayoritas yang menjawab di komentar adalah menjawab B. Saya termasuk yang berbeda sendiri, saya jawab A. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam jawaban jajak pendapat ini. Bahkan menurut saya semuanya benar. Keduanya dipakai oleh para pengusaha-pengusaha kelas kakap maupun yang pemula.

Bukan jawabannya yang membuat salah, tetapi alasan memilih jawaban itu yang menentukan tepat dan kurang tepatnya. Namun, sekali lagi, pilihan itu tergantung Anda dan pengalaman Anda. Tidak perlu Anda ributkan mana yang paling benar.

Ini jawaban saya dan alasan saya ya. Jangan di-bully ya.

Saya jawab A

Saya akan memilih jawaban A jika saya mempunyai resources yang terbatas alias sedikit. Mengelola satu outlet dan sepuluh outlet itu berbeda, membutuhkan jumlah sumber daya yang berbeda. Memang sumber daya itu bisa diringkas dengan teknologi, tapi tetap saja berbeda.

Satu outlet yang bisa menyumbang laba maksimal itu lebih baik daripada sepuluh outlet tapi kurang maksimal. Namun jangan berhenti di satu outlet. Ketika sudah mendapatkan 10 juta, maka saya segera lakukan scale-up. Saya gunakan laba itu untuk menambah dan menguatkan tim, memperbaiki proses bisnis dan tentu membuat platform yang lebih ringkas.

Jika terlalu sedikit laba yang diambil, maka Anda kesulitan untuk melakukan persiapan ke scale-up berikutnya. Apalagi jika kapasitas Anda sebagai business owner belum siap. Bukannya tambah untung, tapi malah muncul banyak masalah.

Saya jawab B

Saya akan memilih jawaban B jika saya sudah mempunyai resources yang tidak terbatas. Baik sumber daya akses modal uang, tim yang kuat dan berpengalaman, platform yang canggih agar memudahkan. Tidak hanya sepuluh outlet, seribu outlet dengan laba satu juta pun tidak masalah.

Unicorn yang sering dibanggakan Indonesia, seperti Go-Jek, Tokopedia dan Bukalapak pun di awal tidak mengharuskan laba. Mereka bahkan rugi tetapi sahamnya terus naik dan tentu saja survive. Bukan laba dulu yang diincar, tetapi penguasaan terhadap market share.

Mereka mengincar banyaknya orang yang menggunakan produk atau jasanya. Semakin banyak, maka semakin besar peluang untuk cepatnya menghasilkan uang. Ketika saatnya tiba, mereka hanya mengambil laba seribu rupiah saja sudah bisa menghasilkan milyaran per hari atau triliunan per bulannya.

Mau pilih yang mana?

Pilihan itu sesuai kondisi dan pengalaman Anda. Tidak ada yang salah dalam pilihan yang Anda ambil. Jika sudah memilih A, lalu dijalani tetapi kurang cocok, selalu ada kesempatan untuk memilih B. Begitu juga sebaliknya.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Namun, sekolah yang murah itu belajar dari pengalaman orang lain.

Saya yakin artikel ini bermanfaat. Ayo dishare, jangan lupa bergabung di Grup WhatsApp komunitas Pendopo Bisnis. Saat artikel ini ditulis, sudah kami buka grup yang kedua. Isi formulirnya di Mentoring Pendopo Bisnis, setelah submit ada link Grup WhatsApp-nya.

Written by Hasnil
Full-timer Father | Part-timer Entrepreneur | Muslim Seorang ayah yang terus belajar untuk menjadi ayah dan sekaligus suami yang baik. Saya suka bisnis dan diskusi tentang bisnis bersama teman-teman saya. Selalu punya ide-ide baru dan berusaha menyiapkan eksekusinya. Profile
4DX

Empat Disiplin Eksekusi

Hasnil in Entrepreneurship
  ·   2 min read

6 Replies to “Satu outlet untung banyak atau banyak tapi untung sedikit?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *