Entrepreneurship, Lainnya

Haruskah Bisnis sesuai Passion?

Haruskah bisnis itu sesuai passion? Bagaimana kalau bisnis tidak sesuai passion? Seberapa penting passion dalam bisnis? Temukan jawabannya di artikel ini.

Written by Hasnil · 1 min read >

Beberapa waktu yang lalu ada yang bertanya tentang hal ini. Apalagi sebagian dari penanya adalah Couplepreneur. Biasanya pasangan pengusaha ini menghadapi pilihan, apakah bisnis sesuai passion ataukah jadi satu bisnis dengan pasangan?

Kalau passion pasangan itu sama, tentu tidak begitu masalah. Namun bagaimana jika passion-nya berbeda? Apakah lebih baik punya bisnis masing-masing?

Masing-masing mempunyai pilihannya masing-masing. Saya tidak ingin langsung menjawab mana yang benar atau salah. Namun, saya lebih suka mengajak untuk membenahi kembali mindset kita. Mindset yang perlu diingat dan ditanamkan lagi adalah siapa kita? Apakah kita ini Business Owner ataukah karyawan di suatu perusahaan?

Mindset Business Owner : CASH

Jika Anda adalah Business Owner maka bisnis apapun tidak masalah sepanjang menghasilkan Cash untuk Anda. Sebab tujuan pragmatis dalam bisnis adalah menghasilkan Cash. Lalu Anda gunakan cash itu terserah Anda. Apakah Anda gunakan untuk mencapai impian-impian Anda yang lebih besar, ataukah untuk sekedar kebutuhan pribadi pragmatis?

Mengapa bukan Passion?

Passion itu bagaikan pedang bermata dua. Jika tidak hati-hati malah berakibat buruk pada diri kita. Kita melakukan pekerjaan yang sesuai passion memang menyenangkan, lupa waktu dan juga tidak dibayar-pun mau.

Saya dahulu beberapa kali diajak oleh sahabat saya untuk bergabung di Tim Trainer beliau. Saya memang punya passion untuk menjadi trainer atau guru. Namun, tawaran itu saya tolak. Karena saya khawatir saya telalu menikmati passion itu.

Jika terlalu menikmati, saya jadi lupa untuk menyerahkannya kepada tim saya. Selain itu saya juga khawatir saya terlalu santai mengerjakannya padahal cash-nya belum ada. Maka Business Owner itu berbisnis tidak harus sesuai passion. Asalkan bisnis itu bisa menghasilkan cash maka kerjakan.

Passion itu untuk Tim Anda

Jika Anda adalah seorang karyawan maka bekerja sesuai passion itu sangat cocok. Anda memerlukan itu agar karir Anda lebih cepat menanjak dan berprestasi. Seseorang yang melakukan passion juga lebih cepat ahli daripada yang tidak.

Seandainya Anda membuka lowongan pekerjaan tertentu, maka terimalah karyawan yang passion di bidang itu. Jadi bekerja sesuai passion itu harus bagi karyawan. Sehingga bisnis Anda jadi lebih cepat berkembang dan menghasilkan cash lebih banyak.

Peluang dan Kemampuan

Bagi seorang Business Owner masalah itu juga merupakan peluang. Bagi orang lain itu sebuah masalah, tetapi selalu mengandung peluang untuk mendulang uang. Kemampuan untuk mengubah Peluang menjadi Uang itulah yang harus dipunyai Business Owner. Anda bisa memanfaatkan jaringan Anda, membentuk tim atau paling tidak berkolaborasi dengan orang lain.

Jadi selama Anda mampu mengubah Peluang menjadi Uang, passion Anda atau bukan, maka ambillah. Ingat pertimbangannya adalah mampu atau tidak, passion.

Written by Hasnil
Full-timer Father | Part-timer Entrepreneur | Muslim Seorang ayah yang terus belajar untuk menjadi ayah dan sekaligus suami yang baik. Saya suka bisnis dan diskusi tentang bisnis bersama teman-teman saya. Selalu punya ide-ide baru dan berusaha menyiapkan eksekusinya. Profile
4DX

Empat Disiplin Eksekusi

Hasnil in Entrepreneurship
  ·   2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *